Skip to main content

Ini Dia Cara Perbanyak Like di Instagram

Halo. Kamu punya Instagram? Mungkin tidak semua orang punya Instagram, tapi kebanyakan anak medsos pasti punya. Beberapa orang sangat serius menggunakan Instagramnya. Tujuannya tak lain tak bukan adalah untuk mendapatkan gelar “anak hits” dan atau menghasilkan uang. Apa salah? Tidak.

Banyak orang mengeluhkan, followers saya sedikit, jumlah like sedikit, bagaimana sih caranya menambah followers dan agar jumlah like banyak? Kamu pasti kadang suka iri melihat postingan teman yang bagus dan jumlah likenya banyak. Kok aku gak bisa sih? Tenang, saya pun masih pelajari itu kok, yang jelas semua yang kamu inginkan itu butuh proses, selalu ada yang dikorbankan. Sekarang kamu lihat saja bagaimana perjalanan hidup artis-artis beken. Mereka tidak instan jadi ngetop, kecuali yang memang orangtuanya punya kenalan orang media dan anak artis ya. Mereka pasti melalui banyak hal pahit selama hidupnya, bahkan mungkin sampai detik ini.

Buat kamu yang pada dasarnya senasib seperti saya, bukan orang populer di kampus, di kampung, di komunitas, juga di Indonesia; bukan artis; prestasinya sedikit; atau hal lain yang mungkin tidak bisa terlalu dibanggakan, tapi ingin setiap postingan di Instagram banyak, tentu ada trik khusus. Tulisan ini akan bagikan cara-cara yang pernah saya lakukan agar like di postingan banyak, minimal 100 (maksimal tergantung amal dan perbuatan. Wkwkwk).

1.     Tambah followers

(kredit: www.koelnkomm.de)

Followersmu dikit. Selama pengamatan saya, jumlah like per postingan di Instagram itu hanya 1-3% dari jumlah followers. Kalau followersmu hanya 500 hitung saja kira-kira berapa jumlah like yang kamu dapat. Dengan menambah jumlah followers, kesempatan untuk mendapatkan jumlah like banyak lebih besar. Nah, masalahnya bagaimana cara menambah followers? Wong setiap hari saja nambah satu itu alhamdulilah banget. Saya sih sempat menulis tentang itu. Kamu bisa baca dua artikelnya di bawah ini


dan


 Beli Followers atau Organik?

Sebagai catatan sih, orang sebenarnya paling malas beri like dan komentar meski teman sendiri. Meski foto yang kamu posting bagus, apalagi jelek. Secara naluri kita juga begitu kan? Kadang juga memang tidak sempat cek beranda, sehingga postinganmu tidak akan terdeteksi, tapi itu bukan masalah besar. Tidak perlu baper denganKalau followers sudah bertambah tapi jumlah like masih sekitar 1% artinya kamu harus melakukan cara selanjutnya.

2.     Pakai hastag populer

Perhatikan apa yang sedang populer (kredit: gurutecno.com)

Cara kedua ini cukup ampuh. Tak apa jika temanmu tak memberi like atau komentar, tapi hastag membantu sekali. Orang yang sedang mencari postingan dengan hastag serupa akan menemukan postinganmu. Tergantung hastag yang kamu pakai termasuk populer atau tidak. Hastag populer biasanya akan mendapat respon cepat dari pencari hastag tersebut, tapi cepat juga tenggelam karena yang memosting dengan hastag serupa juga banyak. Kalau pakai hastag tidak populer jumlah likenya tidak akan terlalu signifikan, tapi akan membantu orang-orang khusus yang membutuhkan fotomu kelak. Pada suatu hari yang tidak kamu sangka-sangka tiba-tiba ada orang yang like postinganmu yang sudah diposting pada zaman dinoasaurus. Saya sarankan, selain menggunakan hastag populer, juga gunakan hastag sesuai gambar. Kalau fotomu bagus, mungkin akan ada yang repost. Saya pernah mengalaminya. Hehe...

3.     Rajin like postingan teman
Semua hal di dunia ini sudah ada hukumnya. Ada sistem timbal balik, lo jual gue beli, lo baik gue baik, atau like for like. Hukum alam seperti ini menurut saya ada kelebihan dan kekurangannya. Pada satu sisi, untuk mendapatkan sesuatu kita perlu berjuang terlebih dahulu, dan pada sisi lain, sebagai manusia malah jadi pamrih. Kalau kita like postingan orang lain, secara tidak langsung kita berharap orang tersebut like balik postingan kita. Kalau tidak kamu baper? Iya tidak? Apa? Tidak? Yakin gak baper? Ya kamu gak bakalan baper kalo punya Instagram cuma buat iseng.

(kredit: marriage.com
Di luar itu, sering-sering like postingan teman memberi peluang besar, postingan-postingan kita selalu muncul di beranda mereka. Juga karena sering like, kita akan selalu diingat. Teman kita tidak akan pelit menekan dua kali foto kita. Seperti hukum yang terjadi di alam. Hal baik yang kita lakukan akan kembali ke kita sendiri dalam bentuk baik. Saran saya sih, jangan pamrih. Ya, kalau suka like-like in saja semua. Toh, tidak akan berpengaruh pada tingkat kemiskinanmu. Malah membantu teman kita saat mereka dituntut untuk mendapatkan like banyak saat bekerja, berjualan, atau ikut kompetisi yang pemenangnya ditentukan oleh jumlah like.

Effort untuk poin ini memang cukup melelahkan karena mau tidak mau kita kudu sering lihat timeline Instagram. Oke, kalau kamu sudah merasa lelah, sebaiknya berhenti. Lakukan poin ini dengan riang dan santai. Tidak perlu tergesa-gesa karena jika terlalu cepat, akan diblokir oleh Instagram.

Oh ya, diblokir Instagram bukan berarti akunmu dinonaktifkan ya. Saya sering mengalami dianggap berbohong untuk hal ini. “Diblokir tapi kok bisa komen?” lalu diikuti dengan emoticon tertawa. Ada beberapa konsekuensi akibat kelakuan kita yang berlebihan di Instagram, misalnya follow orang terlalu banyak dan terlalu cepat, terlalu cepat like postingan orang, terlalu banyak posting di Instagram dengan hastag sama, melakukan komentar yang sama berulang-ulang untuk banyak akun, dan lain-lain. Konsekuensinya berbeda. Buat kamu yang belum pernah melakukan aktivitas berlebih, pasti tidak akan tahu. Kalau saya sering diblokir Instagram. Sudah langganan. Hehe... Tapi alhamdulillah tidak sampai dinonaktifkan. Ya konsekuensi ter-nyesek memang akun kita dinonaktifkan oleh pihak Instagram. Bukan diblokir ya. Kenapa bisa begitu? Coba pelajari term and condition yang tersedia di akun masing-masing.

4.     Like via hastag
Like via hastag. Hm, sudah pernah praktekin belum? Kalau pernah, jangan bosan-bosan untuk melakukannya terus. Selain itu ajang buat memperkenalkan akun yaitu dengan banyak like postingan orang. Apalagi buat kamu yang berjualan online, tentu akan bagus sekali like via hastag. Lakukan poin ini sesering mungkin sampai kamu bosan dan lakukan setiap hari secara kontinu. Nothing to lose saja. Santai tanpa tendensi. Kalau ada postingan yang menggelitik, komen saja. Secara alami, kita akan cek semua yang follow dan like postingan kita, tentu orang lain akan melakukan hal yang sama. Kalau feed kamu bagus dan menarik, bukan tak mungkin mereka akan follow akunmu. Kalau tidak, biasanya mereka akan bomlike.

5.     Bomlike
Bomlike juga memberi kesempatan untuk mendapatkan jumlah like bejibun. Siapa yang tak suka dibomlike? Yakin? Suka banget stalking akun teman tapi enggan beri like? Sungguh tidak berfaedah pekerjaanmu. Berbeda jauh ya kalau stalking mantan atau kekasih sang mantan, memberi like adalah  h a r a m  hukumnya, tapi kalau teman mengapa tidak beri like saja sekalian? Gengsi? Takut ketahuan kalau stalking? Kepo? Ingin tahu kehidupannya? Saya kasih tahu ya, stalking Instagram teman tidak akan membantu apa-apa selain hanya memperkuat asumsimu akan sesuatu. Padahal kamu sadar bahwa postingan di media sosial tak selalu kehidupan asli yang sedang ia jalani. Bisa saja latepost, bisa saja yang kamu anggap curhat itu hanyalah cuplikan dari kisah hidup orang lain, yang kamu anggap galau itu bisa jadi memang ia sedang mengerjakan novel atau puisi yang sebagian dijadikan caption postingan, dan lain-lain. Lalu kamu menyimpulkan kehidupan temanmu seperti yang ada dalam pikiranmu. Ya bisa jadi benar, tapi sayangnya kamu bukan Tuhan yang tahu segala isi hati manusia. Jatuh-jatuhnya kamu sendiri yang sakit karena terlalu ingin campur urusan pribadi seseorang.

(kredit: dagny.com)

Nah, saya melakukan hal lain. Stalking yang eksibisionis. Saya tidak akan malu mengakui, lagipula saya tandai dengan memberi love pada setiap postingannya. Memang kadang tidak semua postingan saya baca captionnya, tapi minimal ada sesuatu yang saya lakukan untuk membuat orang lain bahagia. Jumlah like itu penting lo. Semakin banyak like, kesempatan untuk berada pada posisi “top post” itu lebih besar. Apa untungnya? Kesempatan buat dilihat banyak orang lebih besar. Semakin banyak yang lihat, minimal orang tahu itu postingan kita, selanjutnya melihat postingan kita, lalu stalking akun kita, hasil akhir bisa jadi followers bertambah. Hm, atau bisa jadi beberapa agensi yang sedang mencari influencer untuk endorse produk akan tertuju pada akun kita.

6.     Minta bantuan teman

(kredit: merdeka.com)

Buat saya sih ini cara paling ampuh untuk mendapatkan like. Share link postinganmu di grup. Beberapa agensi dan perusahaan ingin postingan hasil kerjasama itu engagementnya tinggi. Mau tidak mau kita harus cari like dan komentar sebanyak mungkin. Atau kamu yang ikut kontes dan membutuhkan vote banyak. Sayangnya cara ini tidak bisa dilakukan terus menerus. Selain teman kita akan malas, juga akan membosankan. Tidak semua orang akan memberikan like secara terus menerus dengan diminta. Saran saya untuk poin ini, lakukanlah jika memang sangat dibutuhkan.

7.     Posting pada jam-jam aktif
Memosting pada jam-jam aktif terbukti memberikan impression tinggi. Tidak selalu sih. Menurut saya, memosting foto pada jam-jam aktif memang memberi kesempatan dilihat oleh lebih banyak orang, tapi tidak selalu berkorelasi dengan jumlah like. Secara naluri kan mmang begitu. Tidak semua orang mau memberi like. Cukup dilihat dan dibaca saja. Saya tidak tahu mengapa seperti itu. Padahal kalau memang postingannya bagus, menekan dua kali pada postingan teman justru lebih berfaedah. Ada kesempatan buat diingat, “Oh, orang itu selalu like postingan gue.” Pada suatu waktu dia akan like balik, atau malah justru memberi like di semua postinganmu tanpa harus diminta.

8.     Cek niche followers
Buat saya poin ini tak kalah penting. Sama seperti saat kita punya anak, kamu juga perlu perhatikan anakmu suka apa, tidak suka apa, karakter anakmu bagaimana, dll. Setelah tahu, berilah dia treatment sesuai kesukaan, tentu kita juga perlu didik anak sebagik mungkin dengan cara yang baik. Perhatikan apakah followersmu kebanyak ibu-ibu, bapak-bapak, atau anak usia belasan tahun. Ini juga berkaitan dengan pasar produk yang akan kita jual. Jangan egois. Ya, saya sih kadang egois juga ya. Menurut saya, ungkapan, “Masalah buat elo? Ini kan Instagram gue, kenapa elo yang repot?” itu ada benar salahnya. Kalau tujuan kita dapatkan banyak like, tentu tidak boleh egois dong. Segala foto anak lagi tidur dengan umbel nempel, foto kucing pup, foto blur dalam sebuah acara, sembilan foto selfie yang diposting berturut-turut dalam rentang waktu beberapa menit, atau postingan-postingan mengganggu lainnya, tentu jangan harap mendapat banyak like dan followers.

Sepatutnya kamu juga belajar bagaimana memberi hiburan kepada followers dengan totalitas dan sepenuh hati. Sayangilah kuota followersmu dan kuotamu sendiri, karena Instagram memang cukup menyita kuota jika dibandingkan dengan Twitter dan Facebook. Kalau kamu masih egois dengan menganggap itu akunmu ya suka-suka kamu, jangan sama sekali berharap followers dan like banyak. Jalani hidupmu dengan baik dan posting apa saja yang kamu suka. Bahagiakan diri. Bukankah itu yang lebih penting. Apalagi buat kamu yang sudah punya jabatan dan gaji bagus, tidak perlu lagi mencari uang lewat Instagram, bukan?
 

Bagaimana? Kesulitan ya? Ribet? Emang iya. Ada beberapa postingan yang saya buat tanpa hastag. Tidak ada tendensi untuk mendapatkan impression tinggi. Hanya ingin mencurahkan isi hati dengan puisi, misalnya. Tak hanya tanpa hastag, tapi juga saya posting tengah malam. Tentu orang-orang sudah tidur dong, tapi apa yang terjadi? Besok paginya saat bangun jumlah likenya sudah mencapai 200-an. Tidak selalu juga sih, postingan tanpa hastag akan mendapatkan impression tinggi. Kembali lagi pada siapa kita? Apa kita populer? Apakah kita berpengaruh di kalangan kelompok tertentu? Kalau iya, tentu tak perlu melakukan cara-cara di atas untuk mendapatkan banyak like.

Tentunya, setiap apa yang kita inginkan butuh perjuangan ya. Kita mau makan ya kerja untuk dapat uang, kita mau tidur nyaman ya kudu punya kasur empuk, mau punya istri salehah ya ya berusaha salehkan diri terlebih dahulu, mau dapat like banyak ya cobalah like postingan orang, mau dapat followers banyak ya follow orang atau promosikan akun kita. Tidak ada yang instan d dunia ini, Mas Mbak.

Eh, siapa bilang tidak ada yang instan? Ada kok. Makanan saja ada, mi instan, bubur instan, ayam instan, dll. Untuk dapatkan like banyak tentu bisa dong dengan cara instan, tapi saya belum pernah praktekkan. Pengen praktekkan sih tapi belum sempat dan belum mau. Haha... Apa itu?

  1. Beli like
Akun jua like sudah banyak. Tinggal pilih saja mana yang sesuai. Ada yang aktif ada yang pasif. Yang pasif ya robot, kalau yang aktif ya benar-benar manusia. Organik kok. Cuma ya itu, ada yang benar-benar akun personal, ada yang bukan. Ah, entahlah. Saya mah belum pernah melakukan dan belum punya data valid untuk menceritakan asumsi-asumsi saya. Cuma kalau memang kepepet, cara ini bisa diaplikasikan.

  1. Pakai aplikasi
Ada aplikasinya. Apa ya? Coba browsing deh. Beberapa aplikasi menawarkan untuk dapatkan like secara otomatis. Beberapa orang kemungkinan sukses menggunakan aplikasi tersebut, kalau tidak, tiak mungkin aplikasi tersebut berjaya. Saya belum pernah pakai. Cuma kalau aplikasi tambah followers saya pernah coba. Saya ujicobakan untuk akun fake. Saya coba buat akun lain dan memang terbukti bisa menambah followers. Hanya saja sebagai konsekuensi, jumlah following akan bertambah terus. Entah itu bagaimana caranya bisa begitu. Yang jelas semakin sering pakai semakin banyak jumlah followingnya dan saya tidak bisa kontrol. Bisa dibayangkan kalau saya pakai untuk di akun benar. Untung saja. Nasib akun fake tersebut sekarang entahlah bagaimana. Lagipula, aplikasi sejenis itu menurut saya kurang aman. Karena rentan dihack ya, kata saya. 

Mungkin masih ada cara-cara lain untuk menambah like dengan cara organik atau pun yang praktis. Saya belum tahu dan mungkin akan tahu suatu saat. Yang jelas buat saya sih, jangan pelit untuk memberi like pada postingan orang lain. Apalagi jika teman kita sedang promosikan produk mereka, beriklan, sedang menjadi buzzer. Kenapa tidak sih? Jangan terlalu sirik dengan pekerjaan orang lain. Cukup tekan dua kali postingan orang lain, bukan? Tidak disuruh membayar kok. Kalau teman kita berhasil dalam pekerjaannya, bukannya kita juga ikut senang? Bahagia lagi kalau kita mendapatkan imbasnya, misalnya ditraktir. Ya kecuali kamu sirik sih. Lalu berkomentar, "Orang itu ngiklan terus deh." Pada suatu hari kamu pasti melakukan hal yang sama, iklan/promosi produk atau usahamu. Lalu tidak ada satu pun yang merespon. Siap-siap saja untuk tidak baper. Hehe... (Uwan Urwan)

Comments

Paling banyak dibaca

Beberapa Teknik Mewarnai Yang Bisa Kamu Tiru

Halo, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah doodle . Iya kan? Tentu saja. Buku mewarnai untuk dewasa sekarang tidak hanya jadi trending di kalangan masyarakat perkotaan, tapi juga sampai pelosok. Hm, bisa jadi sih beberapa orang belum paham istilahnya meski jika disodorkan akan tahu. Ini salah satu doodle karya saya untuk sebuah proyek di resort Bali Nah udah tahu contohnya kan. Sekarang saya akan bahas sedikit pengertiannya. Menurut Wikipedia, doodle adalah gambar sederhana yang memiliki makna representatif beton atau mungkin hanya bentuk-bentuk abstrak. Kalau secara bahasa, doodle adalah gambar tidak berarti. Pernah bosan mendengarkan guru atau dosen mengajar lalu mulai mencari halaman kosong untuk dicorat-coret? Hasil akhirnya bisa beragam, monster kambing berkepala ular, sekumpulan benang-benang ruwet, atau bentuk abstrak lain, tapi tak jarang juga punya makna khusus. Itu doodle . Pernah tahu juga kan pada zaman dulu ada simbol-simbol di gua atau di hatim...

MEMAHAMI BAHASA TUBUH KUCING

Menafsirkan bahasa isyarat pada kucing penting dilakukan terutama untuk pecintanya. Kucing memiliki beragam ekspresi dan menggunakan bahasa tubuh untuk berkomunikasi dengan semua yang ada di sekitar mereka. Bila Anda telah lama memelihara kucing, beberapa hal yang menjadi rutinitas pasti bisa diterka. Namun, hal lain yang ingin dikomunikasikan kucing kadang menjadi salah kaprah. Meskipun bukan hal baru, melalui tulisan ini saya ingin memberi sedikit gambaran mengenai pesan apa yang ingin Felis domestica piaraan Anda sampaikan. BAHASA TUBUH Badan Saat tubuh merenggang dapat menunjukkan bila kucing sedang percaya diri atau siap menyerang. Badan yang berkontraksi menunjukkan rasa takut. Lihat saja bila tubuh kucing melengkung, tandanya akan siap menyerang. Agresi dinyatakan dengan posisi telinga tegak, pupil menyempit, dan ekor mengayun-ayun. Saat defensif, badan membungkuk dalam posisi menarik tubuh ke belakang, telinga datar, dan ekor membentur-benturkan ke lantai.S...

Mengilhami Dinding Sel Supermini

Pohon mangga ( Mangifera indica ) setinggi 4 m berdiri kokoh di halaman kantor saya. Daunnya rimbun membentuk payung hidup. Saat berdiri di bawah naungannya, angin sejuk dapat saya rasakan. Tentu saja, oksigen sebagai hasil metabolisme tanaman anggota family Anacardiaceae itu membersihkan karbondioksioda di udara dan digantikan oleh unsur yang bersifat oksidator. Pantas jika setiap orang yang ternaungi, tak hanya terlindung dari terik matahari, tetapi juga merasa segar. Pohon mangga (kredit: irwantoshut.net )        Tanaman itu sangat kokoh dan konsisten berdiri bertahun-tahun bahkan kian tinggi. Meski tidak memiliki rangka seperti hewan dan manusia, tanaman (tak hanya mangga) memiliki rangka-rangka dalam berukuran mikroskopis. Rangka-rangka itu dapat disebut dinding sel. Sebenarnya tidak tepat jika saya mengatakan bahwa dinding sel adalah rangka dalam (endoskeleton) tanaman, tetapi fungsinya mirip dengan sistem rangka pada tubuh hewan. Itu terbukti p...

Jamur blotong Nama Ilmiahnya Ternyata Coprinus sp.

Saya menduga jamur yang selama ini saya beri nama jamur blotong nama ilmiahnya Coprinus sp. Setiap usai musim giling, biasanya musim hujan, saya dan tetangga berburu jamur ini di tumpukan limbah blotong di dekat Pabrik Gula Wringin Anom, Situbondo. Jamur Coprinus sp . tumbuh di blotong Asli, kalau sudah tua, payungnya akan berwarna hitam seperti tinta dan meluruh sedikit demi sedikit Sudah sekian lama mencari tahu, berkat tulisan saya sendiri akhirnya saya tahu namanya, meski belum sampai ke tahap spesies . Jamur yang bisa dimakan ini tergolong dalam ordo dari Agaricales dan masuk dalam keluarga Psathyrellaceae. Selain itu, jamur ini juga suka disebut common ink cap atau inky cap (kalau benar nama ilmiahnya Coprinus atramentarius ) atau Coprinus sterquilinus (midden inkcap ) . Disebut begitu karena payungnya saat tua akan berwarna hitam dan mencair seperti tinta. Nama yang saya kemukakan juga berupa dugaan kuat, bukan berarti benar, tapi saya yakin kalau nama genusnya Copr...

Pilih Lampu Kamar Tidur seperti Lampu Kamar Hotel Saja!

Pencahayaan di dalam ruangan selalu jadi perdebatan sengit antara mereka yang suka terang dan yang ingin ruangan terlihat berbeda. Beberapa orang rela membeli lampu kelap kelip yang kecil-kecil itu hanya agar di ruangan punya daya tarik. Jadi kalau sedang tidak ada tamu, lampu utama sengaja dimatikan. Tinggallah di ruangan lampu hias kamar itu. Memilih lampu kamar tidur Paling signifikan memang lampu di kamar. Selain paling sering dikunjungi, juga paling riskan bosan dengan warna lampunya. Beberapa orang sengaja membeli lampu untuk ruang tidur aneka macam untuk menggantinya kalau bosan. Ada juga yang memasang lampu hias di bagian belakang tempat tidur. Orang kreatif membuat lampu kamar tidur dari barang-barang bekas, misalnya kaleng yang dibolongi kecil-kecil. Di dalamnya ditempatkan lampu. Orang yang punya uang pasti membeli lampu hias yang sesuai dengan tema ruangan. Pilihan seperti apapun, bebas. Penting untuk kamu tahu bahwa pemilihan lampu kamar tidur itu tidak bol...

Membuat Gambar Ilustrasi Digital Pake Hape

Kesulitanku selama membuat ilustrasi manual cuma di ribetnya. Ribet, bikin kotor, terus males beres-beresnya, ditambah kudu nungu kering, abis itu kudu discan, setelah discan aku harus edit dulu pake aplikasi (ngebersihin, motong, ngebenerin warnanya), baru posting di medsos. Keribetan ini yang bikin aku penasaran membuat gambar ilustrasi di hape. Aku cari-carilah aplikasi menggambar di hp, ketemulah beberapa, tapi masih keasyikan bikin ilustrasi pake cat poster.   Membuat ilustrasi manual serius gak enak? Aslinya aku lebih puas ngegambar di kertas. Gak ada tandingannya sih emang bikin gambar ilustrasi manual. Pas ngecampur warna, ada perasaan yang masuk ke dalam warna itu sendiri. Begitu warna disapukan terus dikombinasiin sama warna lain biar bergradasi, jiwaku kayak nyatu gitu. Begitu kering aku senyum-senyum sendiri ngeliat hasilnya dan bakalan dibuka-buka terus karena bangga sama diri sendiri, “Aku keren juga!”   Di sisi lain, hal yang bikin ribet itu bikin aku ...

Golda Coffee dan Kopi ABC Botol, Kopi Kekinian, Kopi Murah Cuma 3000an

Kamu suka kopi hitam pekat, kopi susu, kopi kekinian, atau yang penting kopi enak di kedai kopi? Mungkin kita sering sekali nongkrong bersama teman di kedai kopi mencoba berbagai aneka ragam kopi, mahal pun tak masalah, tapi yang jadi persoalan jika sedang miskin, apakah akan tetap nongkrong? Pilihannya ya minuman murah, misalnya kopi murah dan kopi enak yang cuma 3000an ini.   Aku, Uwan Urwan, memang bukan penikmat kopi banget, tapi suka minum kopi, kadang sengaja mampir ke kedai kopi punya teman, paling sering membeli kopi Golda Coffee dan/atau Kopi ABC Botol, yang harganya hanya 3000an. Aku akan mencoba mereview empat rasa dari dua merek yang kusebut sebelumnya. Golda Coffee kutemukan di minimarket punya dua rasa, yaitu Golda Coffee Dolce Latte dan Golda Coffee Cappucino. Sementara Kopi ABC botol juga kutemukan dua rasa, chocho malt coffee dan kopi susu.   Keempat rasa kopi kekinian kemasan itu aku pikir sama karena biasanya hanya membeli, disimpan di kulkas, dan la...

Bagaimana menu isi piringku yang benar?

Sering mendengar frase Isi Piringku? Hem, sebagian orang pasti tahu karena kampanye yang dimulai dari Kementerian Kesehatan ini sudah digaungkan di mana-mana, mulai dari media sosial, workshop-workshop kesehatan di daerah-daerah, dan sosialisasi ke ibu-ibu begitu ke Posyandu.  Slogan Isi Piringku menggantikan 4 Sehat 5 Sempurna Isi Piringku adalah acuan sajian sekali makan. Kampanye ini sudah diramaikan sejak tahun 2019 menggantikan kampanye 4 sehat 5 sempurna. Empat sehat lima sempurna terngiang-ngiang sekali sejak kecil. Terdiri dari nasi, lauk-pauk, sayur-mayur, buah-buahan, dan susu adalah kombinasi sehat yang gizinya dibutuhkan tubuh, sebab mengandung karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral, susu adalah penyempurnanya. Kenapa harus berganti slogan?  Slogan 4 Sehat 5 Sempurna yang aku tangkap maknanya, dalam setiap makan harus ada empat komposisi dan susu. Mengenai jumlahnya, aku bisa ambil nasi lebih banyak dengan sedikit sayur atau sebaliknya, atau sebebas-bebasnya ki...

Insto Dry Eyes: Rahasia Menghadapi Mata Kering dan Computer Vision Syndrome

Pernahkah kamu merasakan matamu berkunang-kunang dan migrain setelah seharian menatap layar hape? Aku mengalaminya. Aku, Uwan Urwan, seorang pengembara kata, pemburu cerita, dan pencipta puisi, nyaris terjebak dalam jerat kecanduan layar. Mata yang lelah dan kering menjadi teman setia. Pengalaman Mata Kering karena Terlalu Lama Menatap Layar Hape Keseharianku sebagai seorang blogger, kreator konten, dan penulis puisi membawaku dalam aliran teknologi, menyulut pancaran cahaya layar sepanjang hari. Awalnya hanya urusan pekerjaan, namun perlahan, kebiasaan membuka hape dan laptop terus menggelayuti, meski cahaya pekerjaan telah surut. Mataku pun menjadi korban kelelahan yang terabaikan. Dalam dunia maya, aku menemukan kebahagiaan berinteraksi, meresapi riset para peneliti, dan terbius oleh pancaran cahaya teknologi. Sulit untuk melepaskan diri dari belenggu kecanduan layar hape, bahkan dalam momen-momen sederhana sehari-hari. Namun, kebahagiaan hakiki ditemukan ketika berada di tengah-ten...

10 Hal Yang Bikin Malas Jadi blogger

Sebenarnya fenomena blogger sudah ada sejak zaman website pertama kali diciptakan. Mungkin kalau dulu lebih ke perusahaan ya. Perusahaan harus punya website. Belakangan, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang juga ingin punya website, mulai banyak yang berlomba-lomba punya juga. Apalagi akhir-akhir ini yang punya website pribadi adalah keharusan. Tidak harus sih, cuma kalau punya website itu akan ada lebih banyak orang yang bisa tahu tentang kita dan apa yang sedang dipikirkan.  Apa bedanya website dan blog? Menurut saya sih sama saja. Gak ada bedanya. Mungkin bedanya dalam penggunaannya ya. Itu website digunakan untuk pribadi atau kelompok/instansi. Saya mulai sotoy .  Okeh, saya akan sebut website itu blog saja ya daripada salah ngomong . Blog sekarang sudah mulai banyak yang berbayar, misalnya www.uwanurwan.com ( halah narsis ). Yang gratisan bagaimana? Loh tetap lanjutkan perjuangannya. Menulis itu bukan perkara pakai rumah mahal atau rumah bambu. Sebelumnya...